Tahitian Noni Juice
header
Untitled Document
 
Experts References

Dr. Ralph Heinicke
“Father of Noni” Biochemist “Tahitian
Noni Juice merupakan satu-satunya produk Noni yang saya rekomendasikan dan saya akui kualitasnya”. Menurut penelitian Dr. Heinicke  nutrisi hanya diserap oleh sel yang sehat.Pada saat sel kita rusak, pori-pori dinding sel menutup dan menyebakan nutrisi tidak bisa diserap oleh sel.

Dr. dr. Amarullah H.Siregar,DiHom., DNMed., MA, MSc., PhD

Kandungan bioaktif dalam noni mempunyai kemampuan untuk merevitalisasi sekaligus meregene-rasi sel- sel sel-sel syaraf dan

Dr. Richard A. William PhD.

Saya percaya Tahitian Noni Juice yang paling aman dan luar biasa maju dalam dunia medis dan nutrisi abad ini. Manfaat Tahitian Noni Juice tidak lama lagi pasti akan menjadi bagian dari standar universal dunia kesehatan dan medis.

 
 
Berita Terbaru

Untitled Document

Banyak orang terkesima saat mengetahui bahwa diabetes merupakan pembunuh terbesar ketiga di negara ini (Amerika Serikat -Red) setelah penyakit Jantung dan kanker.

Untungnya, banyak efek-efek dari diabetes yang dapat dikendalikan. Meskipun penyakit itu tidak tersembuhkan, namun penelitian-penelitian memperlihatkan bahwa dengan mempertahankan kadar gula seseorang sedemikian rupa mendekati batas normal maka komplikasi-komplikasi jangka panjang akibat diabetes seperti serangan jantung, gagal ginjal dan kebutaan akan dapat dikurangi secara signifikan

 
 
Testimonial

SEPERTIGA OTAK ANAKKU HILANG

oleh : Aisyah Al Habsy dan Achmad Syakir

Selengkapnya...

 

 

 


 

2. ARTHRITIS DENGAN TAHITIAN NONI JUICE

Dalam pengertian umum tentang “arthritis” terdapat banyak penyakit yang menyebabkan rasa sakit yang berhubungan dengan pergerakan tubuh. Faktanya, terdapat lebih dari 100 macam penyakit rematik yang sering salah didiagnosa sebagai arthritis. Termasuk dalam daftar penyakit tersebut antara lain bursitis

(radang kandung sega di muka tempurung lutut - Red), tendonitis (radang urat - Red), lupus sistematik dan penyakit jaringan halus dan jaringan penghubung. Apapun jenis penyakitnya, rasa sakit yang luar biasa akan selalu menyertai sang penderita.

menjadi bengkak dan nyeri karena aus dan terluka. Tulang muda yang biasanya menjadi bantalan bagi persendian mulai menghilang, menyebabkan tulang sendi saling bergesekan satu dengan yang lainnya tanpa perlindungan. Kondisi seseorang semakin diperparah dengan bertambahnya usia.

Arthritis rematik, di satu sisi, dapat menyerang semua umur dan sekujur tubuh. Oleh karena itu disebut sebagai penyakit sistematik. Penyakit tersebut adalah penyakit autoimmune yang menyebabkan tubuh menghancurkan jaringan tubuhnya sendiri laksana benda asing. Gejala-gejala dari arthritis rematik ini antara lain disfungsi persendian dari ringan hingga berat, demam, kehilangan berat badan, kaku, nyeri dan kehilangan energi. Seringkali terdapat benjolan berwama merah dan sakit di sekitar persendian yang terkena rematik. Pada salah satu bentuk penyakit autoimmune yang diasosiasikan dengan arthritis, sindroma SjÖgren, maka mata dan mulut menjadi sangat kering karena kelenjar ludah juga terserang.

Beberapa tahun terakhir ini telah dipublikasikan beberapa penelitian menarik yang memberikan harapan bagaimana mengalahkan arthritis dengan cara yang lebih aman. Penyakit tersebut temyata menyebabkan tubuh secara berlebihan memproduksi suatu enzim yang disebut enzim COX2.

Sebenamya terdapat dua macam enzim COX dalam tubuh, yaitu COX1 dan COX2. COX1 disebut sebagai enzim COX yang baik sedangkan COX2 adalah enzim yang jahat. COX1 mudah diidentifikasi dan berperan penting dalam mengatur fungsi sel. Sementara COX2 biasanya tidak terdeteksi namun meningkat dengan tajam di saat terjadi peradangan akut. COXi, si enzim baik, menciptakan prostaglandins yang berfungsi melindungi jalinan perut dan berbagai bagian dalam tubuh. Sedangkan COX2 menciptakan prostaglandins yang menyebabkan peradangan pada persendian, otot dan area lainnya. Gen COXi yang baik ditemukan dan diidentifikasi pada kromosom2; gen COX2 terdapat di kromosom 9.

COX1 sangat penting bagi pembekuan darah dan perlindungan perut. Sementara COX2 adalah pemeran utama dalam peradangan, nyeri dan demam. Obat anti peradangan yang tidak mengandung steroid (NSAIDs=Nonsteroidal anti-inflammatory drugs) dan berbagai obat arthritis lainnya secara tajam mengurangi produksi kedua enzim tersebut dalam tubuh, dengan demikian mengurangi peradangan namun sekaligus menciptakan bahaya dikarenakan turunnya perlin­dungan bagi jalinan perut. Situasi yang ideal adalah dengan menemukan suatu substansi yang dapat menghambat COX2 namun tidak mempengaruhi COX1 secara signifikan. Substansi tersebut adalah noni juice.

Para peneliti di Laboratorium penelitian independen menemukan bahwa memang benar TAHITIAN NONI@ juice adalah penghambat COX2. Sebagai tambahan, juice tersebut hanya sedikit sekali, bahkan tidak sama sekali, mem­pengaruhi enzim COX 1. Saat para ilmuwan membandingkan rasio TAHITIAN NONI@ juice dalam menghambat COX 2 dengan obat arthritis yang bisa diresepkan, mereka me­nemukan bahwa TAHITIAN NONI@ juice “sangat baik” di­bandingkan dengan obat-obatan tersebut. Lebih jauh, TAHITIAN NONI@ juice menunjukkan tidak adanya efek samping yang pasti terdapat pada obat-obatan. Berikutnya, para peneliti membandingkan rasio TAHITIAN NONI@ juice dalam menghambat COX2 dengan NSAIDs. Pada kategori ini, TAHITIAN NONI@ juice mempunyai performa yang jauh lebih baik dibandingkan dengan obat yang dapat dibeli bebas tersebut. Dan sekali lagi, noni menunjukkan tidak adanya efek samping yang negatif dibandingkan dengan NSAIDs.

Terdapat pula cara lain bagaimana noni sanggup meringankan gejala-gejala arthritis yang tidak menye­nangkan. Rasa sakit adalah situasi yang paling tidak enak pada arthritis. Sebuah laboratorium di Perancis melakukan suatu penelitian yang memperlihatkan tikus, yang diberikan Morinda citrifolia dalam bentuk cair, mempunyai waktu bereaksi yang secara signifikan lebih lama saat ditaruh di piring panas. Para peneliti tersebut menyimpulkan bahwa noni mempunyai kuaiitas penahan rasa sakit yang baik melalui eksperimen di atas.” Selanjutnya, Morinda citrifolia juga mengandung scopoletin, yang mempunyai efek anti peradangan dan penghambat histamin, dimana keduanya sangat baik bagi kelancaran pergerakan sendi. Akhimya, adanya peningkatan kualitas sel tubuh oleh noni akan meminimalkan kerusakan-kerusakan yang mungkin terjadi pada persendian dan jaringan tubuh di sekitamya.

Secara menakjubkan, sebesar 75% dari 1.737 orang yang menderita osteoarthritis ataupun arthritis rematik melaporkan gejala yang membaik setelah meminum noni juice.

Takaran Penggunaan Noni: jumlah konsumsi rata-rata dari 75% responden yang mengalami kemajuan kesehatan yang positif adalah 90 cc setiap hari.

Diambil dari buku NONI JUICE (How Much, How Often, For What Edisi Keempat - mencakup informasi lebih dari 27.000 pengguna noni juice ) karya dr. Neil Solomon, MD, PhD beliau adalah seorang Dokter di Johns Hopkins Hospital dan juga seorang penulis bestseller dalam daftar New York Times,

mendapatkan Schwentker Award bagi pencapaian yang istimewa di bidang riset Beliau juga pernah menjabat sebagai sekretaris Bidang Kesehatan dan Kebersihan di Maryland, Mengabdi pada komisi kegubernuran dan bertindak sebagai penasehat kesehatan bagi gubernur dan Presiden AS. Selama 18 tahun beliau telah menulis kolom kesehatan bersindikasi dunia bagi Sindikat Los Angles Times. Saat ini dr. Solomon bekerja sebagai konsultan nutrisi global bagi perusahaan, organisasi non-pemerintahan pada PBB dan WHO.
Dan dalam bukunya Beliau hanya merekomendasikan dan menggunakan Tahitian Noni Juice dalam penelitiannya.

 
Untitled Document
 
Online Support
 
 
Seputar Kesehatan dengan Tahitian Noni Juice

1. Kanker

2. Arthritis

3. Fibromyalgia dan Energi

4. Diabetes

5. Asthma, Masalah Pernapasan dan Alergi

6. Depresi

7. Multiple Sclerosis dan Parkinson

8. Tekanan Darah Tinggi, Penyakit Jantung dan Stroke

9. HIV dan Ketidak Normalan Sistem Kekebalan Tubuh

10. Rasa Sakit Yang Akut dan Kronis.

11. Kelainan Menstruasi.

12. Obesitas

13. Penyakit Ginjal

14. Masalah Kulit dan Rambut

15. Masalah Merokok

16. Kemerosotan Mental (Kesulitan Konsentrasi dan Ingatan)

17. Pembangkit Kesehatan, Pembentukan Otot, Peningkatan Daya Seksual, Pencernaan Yang Lebih Baik, Kebugaran

18. Rekomedasi Dokter Kelas Dunia

19. International Patent & Legalitas

 
 
Web Stat
 

 

Untitled Document
TAHITIAN NONI®, Morinda®, Tahiti Dream™, dan Tahiti Trim™ Plan 40™, Success Path™, tell The Story™, TePoema™, Moea™, Equine Essential™ adalah merek dagang Tahitian Noni International, Inc.